BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "INFORMASI KILAS NUSANTARA"

Dari RSPO 2020 ke 2025, Pelatihan ICS di Hotel Evo Pekanbaru Siapkan SDM Tangguh Perkebunan Sawit

 

Pekanbaru |Komitmen memperkuat sektor perkebunan berkelanjutan kembali ditegaskan melalui Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Internal Control System (ICS) yang berlangsung pada 3 hingga 5 April 2026 di Hotel Evo Pekanbaru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lestari Nusantara yang didukung oleh Unilever Indonesia serta PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional III, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, pihak PTPN IV diwakili oleh Arhamna, sementara dari Lestari Nusantara Raya diwakili oleh Ibu Wiwik yang turut memimpin jalannya kegiatan secara langsung di lapangan.

Pelatihan ini menghadirkan peserta dari tujuh Koperasi Unit Desa (KUD) yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, yakni KUD Wisma Tani, KUD Subur Makmur, KUD Tani Makmur, KUD Gading Jaya Makmur, KUD Mukti Jaya Sejahtera, KUD Tenera Mukti, dan KUD Flamboyan.

Kehadiran para peserta dari berbagai KUD tersebut menunjukkan keseriusan mitra dalam meningkatkan kualitas tata kelola perkebunan yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Kegiatan ini secara khusus digelar sebagai respons terhadap perubahan standar RSPO, dari RSPO Principles and Criteria 2020 menuju RSPO 2025, yang menuntut penyesuaian sistem dan peningkatan kapasitas pelaku di lapangan.

Sebagai mitra Unilever Olein Indonesia (UOI), para peserta yang tergabung dalam tim Internal Control System (ICS) memiliki peran penting dalam memastikan penerapan standar keberlanjutan di kebun masing-masing.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait perubahan standar tersebut, sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam implementasi di lapangan.

Materi yang disampaikan mencakup penguatan sistem pengendalian internal, pengelolaan kebun berkelanjutan, serta manajemen yang sesuai dengan prinsip-prinsip minyak sawit berkelanjutan.

Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana melakukan monitoring, evaluasi, serta pelaporan yang sesuai dengan standar internasional.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan diskusi yang aktif antara narasumber dan peserta, sehingga menciptakan pemahaman yang lebih mendalam.

Momen kebersamaan yang tergambar dalam sesi foto dan interaksi antar peserta mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi dalam membangun sektor perkebunan yang lebih baik.

Arhamna dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kesiapan seluruh mitra dalam menghadapi perubahan standar global agar tetap kompetitif di pasar internasional.

Sementara itu, Ibu Wiwik menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ICS bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan usaha perkebunan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi penggerak utama dalam penerapan sistem ICS yang lebih efektif dan sesuai standar terbaru.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, sinergi antara Unilever Olein Indonesia, PTPN IV, dan seluruh KUD di Rokan Hulu diharapkan semakin kuat dalam mendorong terwujudnya perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, transparan, dan berdaya saing global.


( Andri HD)

Posting Komentar

0 Komentar